I'm Alive

Posted on Selasa, 04 November 2014 | 3 komentar
Tidak terasa sudah dipenghujung tahun aja...
Sebentar,.. biar menye-menye dikit, let me note what time i write this, ummm... btw sekarang lagi jam 00.44
Oke, masuk akal jika tiba-tiba saya berkontemplasi dengan sendirinya karena jam-jam segitu pikiran emang suka kemana-mana dan saya menulis ini tidak di-draft dulu dengan menulis di word, tapi langsung ditulis di blog dan di post.

Well, saya baru pulang dari Jakarta dalam rangka menghadiri presentasi PT Wijaya Karya Beton Tbk di Bursa Efek Indonesia sebagai bahan data dan support riset investasi yang sedang saya garap bersama empat teman lainnya. Tak ketinggalan kami sebagai tim diberi mentor untuk membimbing kita melakukan riset ini dan training dari Bloomberg. Mentor kami namanya kak Andriyo, lulusan University of South Wales dan sudah disertifikasi oleh CFA Institute (Certification of Financial Analysts). Selesai attend presentasi emiten di Auditorium BEI, kami langsung meeting sama kak Andriyo di Starbucks. Oh, look around! We are in Sudirman Central Business District, a bunch of big companies place their office here. Everywhere is just skyscraper. And look at that! Pacific Place! The place where you park your car will cost Rp 70.000 for three hours! The pedestrian is crowded, people walk so fast, they are in their uniform! Mendadak saya berada di segmen yang berbeda dari hidup saya yang biasa. But cool!! This is future! Insya Allah...

Itu baru secuil pengalaman saya setahun ini... saya bingung mau memberi sebutan tahun macam apa tahun ini, yang jelas tidak semuanya datang membawa kebahagiaan seperti pengalaman saya tersebut but pressures, sadness, anything!! Anything that makes your every emotional expression comes up! I dont know how do i entitle this year. Hanya saja banyak yang berubah... atau terlalu banyak yang berubah? And everything has gone up and down. Ada hal yang saya sedang belajar ketika sedang jatuh... pliisss inget bahwa "nothing to lose", at least i get the experience, learning that make myself stronger.

Banyak hal sudah terjadi meskipun lagi-lagi naik dan turun, karenanya, banyak pelajaran pula yang sudah saya dapat. Katanya sih (katanya lho yaa) ada filosofi hidup yang bisa diambil dari alat pendeteksi denyut jantung, elektrokardiogram. Jika grafiknya berjalan naik turun itu menandakan masih hidup. Jika grafiknya berjalan datar itu menandakan sudah mati
so then... eng.... thanks god... i'm alive :')


Sesaat sebelum Senyummu

Posted on Kamis, 26 September 2013 | 0 komentar



Sesaat sebelum senyummu
Aku masih berpikir dunia akan selamanya sama
Setelah aku hafal aroma tubuhmu
Seakan sesuatu meminimalisir ruang ku untuk bernafas

Aku tidak tahu…
Seolah kau pernah berbagi pikiran denganku
Kau takkan pernah meninggalkannya
Apa yang kulakukan berteriak dari bibir jurang
Memanggilmu yang bertahan didasar laut

Katanya, disana…
Kau punya istana

Kau tau??
Karena mu…
Aku melarikan diri ke keremangan ini, dalam senyap
Bersitegang dengan naluri untuk sebentar saja tanpa bayangmu
Bahkan aku mencari cara memberi jarak dengan diriku sendiri

Kau tak sedikitpun mengerti
Isyarat akan harapan, impian, dan perasaan
Dariku yang ternyata tak akan hidup lebih lama


Tik… Tok… Tik… Tok…

Detak jam bersamaan dengan denyut emosi di dalam pembuluh
Larut dalam darah dan membawa pesan luka ke otakku   
Tanpa kusadari aku telah lama terdiam disini
Entah apa yang mencengkeramku lemas
Namun memberi tekanan dalam batinku
Nadiku berhenti…
Aliran ini,
Perlahan…


Pecah





Followers